Imam Besar Masjid Istiqlal Tegaskan Ucapan Ahok Bukan Penistaan Agama, Masih Percaya Imam Besar FPI ?

0

TERASBINTANG.com– Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu, mengundang polemik panjang hingga sekarang. Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan, pernyatan Ahok tidak masuk dalam kategori penistaan agama.

Menurut dia, penistaan agama tidak tercermin dalam bangunan kata yang dibuat Ahok, yang menyatakan surat Al Maidah digunakan orang-orang untuk mempengaruhi pilihan politik.

“Saya juga menyimak betul apa yang disampaikan bapak gubernur. Saya memahami bahwa konteksnya tidak dalam arti menghina ayat,” kata Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar dikutip Terasbintang.com dari KBR.

Umat Islam dihimbau Nasaruddin untuk menyikapi persoalan ini dengan arif dan bijaksana. Umat Islam seharusnya tidak emosional. “Umat Islam hendaknya juga ada kehati-hatian juga dalam merespon,” ungkap Nasaruddin Umar.

Dia juga meminta para politisi tidak memenfaatkan ayat Al Qur’an untuk “dagangan politik” supaya terpilih dalam pemilu. Nasaruddin Umar meminta ayat al-Qur’an diposisikan pada tempat dan konteks yang benar.

Pernyataan Nasaruddin Umar ini tentu saja didasarkan pada kedalaman keilmuan dengan kapasitas sebagai intelektual dan juga imam besar Masjid Istiqlal. Beliau sangat berbeda sekali dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq yang cenderung mengedepankan emosi dan kebencian. Pertanyaannya kemudian, anda mau percaya terhadap Imam Besar Masjid Istiqlal atau Imam Besar FPI ?

KOMENTAR