Ini Pernyataan Preman Kalijodo Terkait Rencana Penutupan Prostitusi di Lokasi Tersebut

0

TERASBINTANG.com – Salah satu tokoh preman kalijodo, Ardi  mengaku sangat tidak setuju kalau kalijodo itu ditutup. Pasalnya, itu nanti hanya akan menambah masalah, karena masyarakat justru tambah liar melakukan pelampiasan nafsunya.

Ardi mengatakan bahwa dirinya selama ini berperan sebagai penjaga orang-orang yang mau masuk ke kalijodo, sehingga keamanan bisa dipantau, dan tidak ada kejahatan liar, seperti kasus pemerkosaan dijalanan, nyelonong ke rumah tetangganya dengan niat jahat..

“Saya seratus persen tidak setuju kalau kalijodo digusur, karena nanti hanya menambah masalah, saya termasuk orang yang menjaga bagi orang yang mau masuk kalijodo itu, kalau nanti ada orang yang mencari perempuan, bisa jadi memperkosa tetangganya, siapa itu kan,  tiba-tiba masuk ke rumah tangga orang lain, bagaimana kalau itu terjadi,” kata Ardi kepada terasbintang, Kamis (18/2/2016).

Namun, Ardi mengaku tidak tau saat ditanya kapan persisnya rencana pemprov DKI Jakarta mau menggusur kalijodo tersebut, ia mengelak bahwa dirinya bukan warga kalijodo. “Saya gak tau ya pak” ujar Ardi.

Lanjut Ardi, Pihaknya tetap ngotot tidak setuju penutupan kalijodo itu, saat ditanya apakah akan melawan nanti kalau penggusuran berlangsung, ia jawab sekali lagi saya bukan warga kalijodo. “Saya kan bukan warga kalijodo,” imbuh Ardi.

Ardi menegaskan pihaknya tetap tidak setuju sepenuhnya kalau kalijodo ditutup karena alasan prostitusi. Pasalnya, masih banyak tempat prostitusi lain yang juga harus digusur oleh pemprov DKI itu. Berarti ini tebang pilih, ada kepentingan politik 2017 itu.

“Intinya saya tetap tidak setuju kalau kalijodo itu ditutup, masalah prostitusi itu kan bukan hanya di kalijodo itu, tapi kenapa kalijodo aja yang mau digusur, itu berarti kan ada unsur-unsur politik di dalamnya, apalagi pemilihan gubernur 2017 nanti, pengin cari nama dia mungkin,” tegas Ardi.

Sejauh ini, Ardi juga mengamini bahwa tujuan ditutupnya kalijodo itu untuk dijadikan ruang terbuka oleh pemprov DKI Jakarta.“Katanya sih mau dijadilakan ruang terbuka gitu kalau gak salah itu pak,” ucap Ardi.

Saat ditanya lagi soal kebenaran informasi bahwa kalijodo itu tempat prostitusi dan perjudian, iya membenarkan hal itu. “Iya benar disini tempat prostitusi, siapa sih yang tidak kenal kalijodo,” kata Ardi. (Rs)

 

KOMENTAR

loading...