Isu Jokowi Jual PT DI ke Cina Hoax

0
loading...

TERASBINTANG.com – Belum lama ini beredar pesan berantai yang tersebar luas di masyarakat yang menyatakan bahwa saham BUMN strategis PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dijual kepemerintah Cina oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut pesan tersebut, pengalihan kepemilikan itu dilakukan setelah penandatanganan pembayaran utang pemerintah RI kepada Cina oleh Jokowi.

Berikut isi lengkap dari pesan tersebut:

Telah berpindah tangan satu lagi BUMN strategis yang dibangun oleh Alm Soeharto dan Prof DR Ing BJ Habibie… Dengan ditandatanganinya pelunasan pembayaran dari pemerintah Cina kepada pemerintah Indonesia pada awal April 2017 oleh Presiden Joko Widodo (disetujui dan ditandatangani oleh Ketua KPK, ketua DPR RI dan ketua dewan pertimbangan presiden) maka secara resmi kepemilikan PT Dirgantara Indonesia/PTDI dh. IPTN NURTANIO berpindah tangan menjadi milik pemerintah Tjina.

Dengan demikian, untuk selanjutnya, seluruh pesawat dan komponen hasil produksi akan berlabel Made in Cina.

Lantas benarkah isu tersebut?

“Ini hoax yang berlebihan dan dibuat oleh mereka yang dibayar untuk buat cerita-cerita hoax dengan tujuan tertentu,” kata Kepala Humas dan Hukum PT DI Irland Budiman.

Menurut dia, PT DI, yang merupakan industri pertahanan, dilindungi oleh UU No 16 Tahun 2012 Pasal 52 ayat 1, yang kepemilikan sepenuhnya dikuasai oleh negara dan dilarang dijual kepada pihak asing. “Dengan demikian, tidak boleh sebagian sahamnya dijual kepada siapa pun dan 100% milik Negara Republik Indonesia,” ucapnya.

PTDI mengimbau semua pihak bijak dalam menyebarkan informasi, terutama informasi yang tidak benar atau menyesatkan. “Dukungan dari semua pihak dibutuhkan untuk mendukung kemandirian Industri Dirgantara Indonesia demi kemajuan bangsa Indonesia,” katanya.

loading...