Jawab Kritik Haters soal Kalijodo, Ahok: Duduki Balai Kota, Kalau Digusur Bilang Kurang Beradab

0
loading...

TERASBINTANG.com – Langkah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menggusur pemukiman warga yang dijadikan tempat prostitusi, Kalijodo, mendapat banyak dukungan.

Tapi, meski banyak yang dukung, ada saja pihak yang tidak suka. Mereka mengkritik Ahok dengan mengatakan bahwa penggusuran itu tidak beradab. Ahok pun langsung bereaksi menjawab kritik para haters itu.

Menurut Ahok, kalau mereka menganggap penggusuran Kalijod tidak beradab, duduki saja Monas dan Balaikota. Dan jangan takut digusur karena penggusuran tidak beradab.

“Maka kita duduki Monas mau enggak? Lumayan loh, 60 hektare kita dudukin. Atau duduki Balai Kota saja kita. Jadi kalau kita digusur, nanti kita dikira kurang beradab,” kata Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Senin (15/2/2016).

Penggusuran Kalijodo, kata Ahok, sudah melewati kajian yang matang. Bahkan, Pemprov sudah menyiapkan solusi bagi mereka yang terkena penggusuaran.

“Untuk yang mau berdagang akan kita kasih ke UMKM atau PD Pasar Jaya. Yang mau tinggal, kita akan bagi di rumah susun yang ada. Kalau ada unit rusun yang kosong, maka akan kita bagi,” jelasnya.

“Yang KTP-nya bukan Jakarta ya pulang kampung saja sudah, bayar,” pungkasnya. (SUM)

loading...