Jokowi: Jangan Bikin Postingan yang Memecah-belah, Jaga Etika

0

TERASBINTANG.com – Provokasi massa di lini masa sosial menjelang gelaran demo Bela Islam II pada 4 November besok semakin gencar dilakukan, bahkan dalam kadar tertentu cenderung membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satu isu yang paling banyak menyulut emosi massa adalah SARA.

Postingan provokatif bernuansa SARA rupanya tak luput dari pengamatan Presiden Jokowi. Ia meminta publik bijak dalam menggunakan sosial media. Terlebih bila terkait isu politik pecah belah. Menurut dia, posting-an itu bisa berbahaya jika ditelan mentah-mentah.

“Membuat postingan di media sosial pun ada batasnya,” ujar Jokowi, Senin (31/10).

Komentar Presiden ini ada hubungan dengan munculnya berbagai opini busuk terkait dengan Basuki Tjahaja Purnama yang bertujuan untuk menyebarkan kebencian. Bahkan, tak jarang pula ada yang memanipulasi judul berita untuk menciptakan pandangan negatif publik terhadap Ahok. Seolah-olah Ahok benci terhadap Islam. Pidatonya di Kepulauan Seribu yang dianggap menyinggung umat Islam menjadi isu sentral yang dilebih-lebihkan.

Jokowi pun mengingatkan, siapapun yang membuat posting dengan tujuan untuk merusak citra orang lain, ia bisa dijerat.

“Harus ada etika, sopan-santun. Ada undang-undang yang mengatur,” katanya. (wa)

KOMENTAR