Kader Muda Goyang Kepemimpinan Novanto, Golkar Tak Goyah

0
loading...

TERASBINTANG.com – Nama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto terseret dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara triliunan rupiah itu. Nama Novanto muncul dalam surat dakwaan terhadap dua terdakwa kasus tersebut yakni Sugiharto dan Irman, yang dibacakan Jaksa KPK di PN Tipikor di Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017) lalu.

Dalam surat dakwaan tersebut, Novanto disebut-sebut berperan signifikan dalam proyek senilai Rp 5,9 triliun itu.

Menyusul adanya penyebutan nama Novanto, Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) mendesak agar segera dilakukan pergantian kepemimpinan melalui Munaslub di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

Namun, Ketua DPP Partai Golkar Zainudin Amali menegaskan tak akan ada Munaslub. Zainuddin mengatakan Golkar tetap solid mendukung kepemimpinan Setya Novanto.

“Pada pertemuan konsultasi kemarin tidak ada (dibahas soal munaslub). Semua solid,” kata Zainudin di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

Amali juga menilai wacana Munaslub yang digulirkan GMPG sah-sah saja. “Tapi, yang penting kan respons DPP (PG) apakah ada atau tidak kan itu yang harus menjadi perhatian,” ujar ketua Komisi II DPR itu.

Dia juga tidak mempermasalahkan rencana GMPG berkonsultasi dengan Ketua Dewan Kehormatan PG Bacharuddin Jusuf Habibie yang juga sesepuh di partai berlambang beringin itu. Menurut dia, tidak ada yang bisa melarang hal itu.

“Ya kalau dia (GMPG) mau ke mana-mana menyampaikan pikiran, ya tidak ada larangan dan hambatan,” kata Amali yang juga Ketua DPP PG Bidang Pembangunan Daerah dan Desa itu.

loading...