Kajian Polisi “Three in One” Masih Dibutuhkan Atasi Macet Jakarta

0

TERASBINTANG.com – Pihak kepolisian terus meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk mengevaluasi rencana penghapusan sistem three in one (3 in 1) di jalan-jalan utama DKI Jakarta. Pasalnya, selama ini sistem tersebut cukup efektif mengurangi kemacetan.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menegaskan, sampai saat ini Jakarta masih membutuhkan sistem three in one.

“Sistem three in one ini sudah mampu mengatasi kemacetan mulai dari Sudirman, Thamrin, kawasan patung kuda sampai dengan bundaran Senayan,” kata Budiyanto kepada wartawan, Jakarta, Senin (4/4/2016)

Selain di kawasan itu, lanjut dia, three in one dinilai efektif mengurangi kemacetan di kawasan Kuningan hingga Semanggi.

Meskipun demikian, ia tak menampik adanya masalah sosial yang timbul dari three in one , yakni keberadaan para joki.

“Sesuai dengan peraturan daerah mengenai ketertiban umum itu, seseorang tidak diperbolehkan menggunakan jasa joki. Pengendara kendaraan umum juga tidak boleh menggunakan jasa joki,” katanya.

Namun demikian, kata Budiyanto, uji coba penghapusan three in one  dimulai cukup bagus untuk dilakukan. Setiap kendaraan akan bebas melintas di kawasan Jalan Sudirman, Thamrin, Medan Merdeka Barat, HR Rasuna Said, Sisingamangaraja, Majapahit, dan Jalan Gatot Subroto.

“Akan diperhitungkan kondisi saat three in one ditiadakan dan sebelumnya,” kata Budiyanto. (SUM)

KOMENTAR

loading...