Kapolda Difitnah Adu Domba FPI Vs HMI, Padahal Inilah yang Sebenarnya Terjadi

0

TERASBINTANG.com – Fitnah dan isu sampah yang digulirkan pihak tertentu seputar demo 4 November satu persatu terbongkar. Kali ini giliran Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan telah memprovokasi bentrokan massa, yakni membenturkan FPI Versus HMI.

Bukan main. Fitnah ini lengkap dengan video ketika gas air mata dilepaskan untuk membubarkan demonstran di sekitar Istana Merdeka, Jumat pekan lalu.

Dalam video itu, Iriawan disebutkan tengah meminta sejumlah anggota FPI untuk memukuli anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang diduga menjadi dalang kericuhan dalam aksi unjuk rasa.

Padahal setelah dikonfirmasi, video tersebut terjadi setelah demo selesai. Iriawan sengaja berkeliling menemui sisa-sisa massa. nah, saat itulah, kapolda bertanya, kenapa Habib Rizieq tidak menangkap demonstran yang rusuh.

konteks pertanyaan itu, kata Kapolda, adalah dalam rangka menagih janji Habib Rizieq yang untuk menggelar demo secara tertib dan damai.

Sebab, kata Awi, berdasarkan kesepakatan antara Kapolda, Pangdam Jaya, dan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, demonstrasi 4 November adalah aksi damai.

“Habib menjamin tidak ada kerusuhan nanti, ‘laskar saya yang akan mengamankan demo. Nanti kalau ada yang rusuh, laskar saya yang akan menangkap’,” kata Awi menirukan ucapan Rizieq kala itu, saat ditemui di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Selasa (8/11).

Menurut Awi, langkah Iriawan itu bukan bertujuan untuk menghasut atau memprovokasi, melainkan menagih janji Habib Rizieq. (za)

KOMENTAR