Kapolda Jabar: Kalau Ada Warga yang Intoleran, Silakan Keluar dari Tanah Sunda

0
loading...

TERASBINTANG.com — Kepala Polda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan memastikan pihaknya tidak akan memberikan tempat ‘sejangkal tanah’ pun untuk tindakan intoleran di tanah Sunda. Jika ada warga bersikap intoleran, dia meminta untuk keluar dari tanah Sunda.

“Ketika berbicara toleransi, tanah Sunda adalah tempat paling toleran. Kalau ada warga yang intoleran, silakan keluar dari tanah Sunda. Bukan hanya satu umat, satu agama, seluruh masyarakat Sunda yang mengerti filosofi Sunda akan melawan segala bentuk intoleran,” papar Anton waktu memberi sambutan acara ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal 2016 di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Jalan Tamansari, Bandung, Jumat (23/12/2016) malam.

Menurutnya, dalam sejarah tanah parahyangan, Sunda dibangun atas fondasi perdamaian, kerukunan dan saling menghargai sesama. Jika sekarang ada orang Sunda melakukan tindakan intoleransi, Anton menilai itu suatu kemunduran.

“Barang siapa yang melanggar, itu bukan orang Sunda, bukan penduduk tanah parahyangan. Tanah Sunda hanya bisa dibangun dengan sebuah kedamaian, barang siapa yang ingin mengganggu tidak perlu hidup di tanah Sunda,” katanya.

loading...