Kapolri Tito Karnavian Sayangkan Dominasi Atribut Partai di Parade Kita Indonesia

0
loading...

TERASBINTANG.com – Ramainya atribut parpol dalam Parade Kita Indonesia di Car Free Day (CFD), Minggu, 4 Desember lalu, menuai respon negatif publik. Tak terkecuali Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Tak tanggung-tanggung, Kapolri langsung melayangkan teguran kepada pihak penyelenggara acara.

“Kita beri teguran ke panitia supaya ke depan CFD tidak digunakan lagi untuk kegiatan partai. Nanti banyak yang digunakan untuk kegiatan lain,” tutur Tito di Gedung Nusantara II DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (5/12).

CFD, kata Tito, seharusnya dipakai oleh masyarakat biasa untuk melepas penat, sehingga tidak elok bila harus dibaur dengan kegiatan politik. Lebih-lebih, kata Tito, kegiatan partai memang sudah jelas dilarang dalam Peraturan Gubernur.

“CFD spirit-nya untuk memberikan area kepada masyarakat di hari Minggu. Untuk hiburan dan budaya. Sekali lagi kita berikan teguran ke panitia,” Tito memungkas.

Atribut partai muncul di parade kebudayaan yang berbarengan dengan acara rutin Car Free Day (CFD) di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin. Salah satu atribut tersebut berasal dari Golkar.

Mereka punya alasan atribut partai berlambang beringin tersebut muncul di acara yang seharusnya bersih dari kegiatan berbau politik.

“Justru kita niatnya baik, pakai baju kuning logo partai boleh. Kenapa? Daripada ada massa disusupkan berbuat onar enggak ada identitasnya? Kalau yang buat onar pakai baju Golkar gampang menertibkannya,” ujar Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi, di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat.

loading...