Kasus Ahmad Dhani: Munarman dan Habib Rizieq Tidak Hadir

0

TERASBINTANG.com — Polisi memanggil 8 orang saksi terkait dugaan penghinaan kepada Presiden Jokowi oleh musisi Ahmad Dhani. Dua diantaranya Imam Besar FPI dan sekjennya, Munarman.

Kuasa hukum Munarman, Kapitra Ampera, mengatakan bahwa kliennya tidak bisa memenuhi pemeriksaan pada hari ini. Alasannya, dia ada agenda penting. Demikian halnya dengan Habib Rizieq.

“Pak Munarman hari ini tidak bisa hadir memenuhi panggilan itu karena ada kegiatan yang sulit ditinggalkan. Makanya, saya ke sini mau sampaikan itu,” kata Kapitra Ampera di Polda Metro Jaya, Kamis (24/11/2016).

“Kalau Habib Rizieq, kayaknya sama karena beliau juga ada kegiatan,” ujarnya.

Ahmad Dhani dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas perkataannya yang tidak pantas ditujukan kepada Presiden Jokowi ketika berorasi pada demo bela Islam II, 4 November 2016 lalu.

Dhani dilaporkan oleh Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) dan Pro Jokowi (Projo) ke Polda Metro Jaya pada 7 November lalu, dengan LP/5423/XI/2016/PMJ/Dit Reskrimum tanggal 7 November 2016,

Dhani dikenakan Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa, ancaman penjara paling lama 1 tahun 6 bulan. Dia disangkakan Pasal 160 KUHP yang ancaman pidananya hukuman penjara paling lama 6 tahun.

KOMENTAR