Kecam Aksi Teror, Tokoh Lintas Agama Gelar Aksi Damai dan Doa Bersama

0

TERASBINTANG.com — Teror bom yang terjadi di Lahore, Pakistan, pada Minggu (27/3/2016) menewaskan sekitar 69 orang dan melukai 193 orang lainnya.

Teror tersebut mengundang keprihatinan mendalam. Terlebih membunuh banyak kaum perempuan dan anak-anak. Prihatin atas kejadian tersebut, sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Semarang, Jawa Tengah, menggelar aksi dama sekaligus doa bersama.

Mereka pun dengan keras melayangkan kecaman.“Aksi kekerasan dan teror hanya akan mencabik-cabik kemanusiaan dan perdamaian. Ini tidak dibenarkan,” kata Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang, Aloys Budi Purnomo, Selasa (29/3/2016).

Tokoh agama yang hadir dalam aksi damai dan doa bersama yang digelar di Aula Gereja Kristus Raja Ungaran, Jalan Diponegoro Nomor 101, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terdiri dari pemuka agama Kristen, Islam, Hindhu, Buddha dan Katolik.

Menurut mereka, apapun agamanya, teror tidak bisa dibenarkan karena tidak sesuai dengan misi profetik.

“Pelaku teror seperti bom bunuh diri itu tidak ada dalam agama manapun. Kita Islam rahmatan lil alamin, rahmat untuk alam semesta, ” kata KH Sinwani selaku Ketua FKUB Kabupaten Semarang.

Para tokoh agama dalam kesempatan itu juga mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dan untuk para pelaku aksi teror didoakan agar disadarkan. (wa)

KOMENTAR