Kelompok Radikal Indonesia Terima Sokongan Duit dari Australia dan Suriah

0
loading...

TERASBINTANG.com – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan mengatakan kelompok garis keras Indonesia menerima dana internasional dari Australia dan Suriah.

Menurut Luhut, hal itu menambah kekhawatiran bahwa kelompok garis keras menjadikan Indonesia sebagai sasaran terorisme berikutnya.

Ia mengungkapkan bahwa dana sekitar 800.000 dollar AS pada pekan lalu dikirimkan kepada kelompok garis keras di Indonesia. Kelompok bersenjata ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan di Jakarta pada (14/1) itu.

Dia merinci bahwa 100.000 dolar AS berasal dari kota Raqa, Suriah, yang menjadi ibu kota negara khilafah tersendiri ISIS. Dana itu untuk mendukung kegiatan kelompok garis keras di Indonesia. Kemudian, sekitar 700.000 dollar AS dari Australia. Namun, dia tidak tahu dari mana dana dari Australia itu.

Luhut juga menyampaikan bahwa senjata yang digunakan untuk menyerang Jakarta diselundupkan dari Mindanao, wilayah kepulauan di Filipina selatan, ke kota Poso. Menurutnya dukungan dana dan logistik dari luar negeri menjadi bukti bahwa koordinasi kelompok teroris di kawasan makin meningkat. (fk)

loading...