KH. Said Aqil Siradj: Tidak Ada Agama dalam Kekerasan!

0

TERASBINTANG.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj mengutuk keras pelemparan bom sebuah gereja di Kota Samarinda Kalimantan Timur oleh orang tak dikenal, Minggu, 13 November 2016. Empat motor dilaporkan terbakar dan sejumlah anak-anak menjadi korban.

“NU mengutuk keras peristiwa kekerasan oleh & atas nama apapun. Termasuk yang pagi ini menimpa saudara kita di Gereja Oikumene, Samarinda,” katanya melalui akun twitter pribadinya.

Menurtunya, kekerasan tidak pernah ada presedennya dalam ajaran Islam. “Terlebih lagi atas nama agama, Laa ikraaha fiddin. Tidak ada kekerasan dalam bergama, dan tidak ada agama dalam kekerasan,” katanya.

Kejadian ini terjadi sekira pukul 10.00 waktu setempat, saat para jemaat sedang beribadat di dalam gereja bernama Oikumene.

Saat itu, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, muncul seorang pria mengendarai sepeda motor lalu melempar sebuah bungkusan ke arah depan pintu gereja Oikumene.

Ledakan pun terjadi, empat motor yang sedang terparkir langsung terbakar. Tak cuma itu, tercatat ada empat anak-anak yang sedang bermain di depan Gereja Oikumene ikut terluka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempatsad. s(za)

KOMENTAR

loading...