Korpri PB PMII Tolak TPP Agreement, Ini Alasannya

0

TERASBINTANG.com – Setelah melakukan peningkatan kwalitas kaderisasi Kopri Nasional selama 5 hari, Kopri PB PMII menggelar aksi damai menolak TPP (Trans-Pacific Partnership) di Bundaran HI. Aksi yang digelar pada Minggu, (13/03) ini, diikuti ratusan perwakilan kader perempuan se Indonesia.

Dalam orasinya Yessi Fitriyanti sebagai koordinator aksi mengungkapkan bahwa Trans Pacific Partnership Agrement akan berimplikasi kepada persaingan usaha tidak sehat. “Atas dasar apa investor asing mendapatkan porsi yang lebih dibandingkan dengan investor nasional. Hal ini justru akan membuat dominasi swasta asing terhadap perekonomian nasional,” tegas alumni Uniga ini

Selain bertentangan dengan prinsip nawacita Presiden Jokowi kebijakan ini juga dinilai bertentangan dengan UU penanaman modal. “Bagaimana mungkin kebijakan TPP ini memberikan perlindungan resiko non komersial bagi investor dan pelaksanaan hak istimewa bagi investor asing dalam menanamkan modalnya di Indonesia,” tambah wanita berkulit putih ini

Hal ini akan menjadi sistem pelemahan bagi perekonomian dalam negeri terlebih bagi bergaining position tenaga kerja perempuan Indonesia. Selain itu apabila terjadi sengketa antara pekerja perempuam dengan investor asing maka harus diselesaikan di dewan arbitrase Internasional.

“Lalu dimana letak kedaulatan negara Indonesia dan dimana posisi perlindungan negara terhadap warga Negaranya. Padahal dalam UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal membolehkan penyelesaian sengketa di teritorial Republik Indonesia,” tegasnya.

“Sebabnya, kami menolak negara dibawah kontrol korporasi asing dan mengingatkan kembali kepada pemangku kebijakan untuk tetap konsisten membela tenaga kerja perempuan Indonesia dari hegemoni investor asing demi meneguhkan Trisakti & cita-cita nawacita Presiden Jokowi,” tutupnya. (fk)

KOMENTAR