KPK Jadi Lembaga Tunggal Pemberantas Korupsi? Ini Tanggapan Saut Sitomurang

0
loading...

TERASBINTANG.com – Dua hari ini muncul wacana agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi satu-satunya lembaga yang menangani kasus korupsi. Hal itu berarti, Polri dan kejaksaan tidak lagi punya kewenangan tangani kasus korupsi.

Wacana tentang hal itu dihembuskan oleh Deputi II bidang Kajian dan Pengelolaan Program Priotitas Kantor Staf Presiden, Yanuar Nugroho. Dia berkaca dari Malaysia dan Hong Kong yang memiliki indeks persepsi korupsi yang tinggi dengan menjadikan lembaga pemberantas korupsi tunggal.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, wacana itu sebetulnya tidak sesuai dengan RUU KUHP.

“RUU KUHP kita konsepnya tidak seperti itu, KUHP yang ada juga tidak begitu. Itu ide apakah diterima Prolegnas, kita kan masih mau bahas. Apakah itu tidak masuk dalam KUHP, hanya wewenang KPK ada. Ada banyak syarat yang harus dicukupi lebih dulu,” kata Saut,  Kamis (28/1/2016).

Hanya saja, kata Saut, kalau memang dikehendaki demikian, pihaknya pasti akan siap. KPK sudah terlatih menangani kasus korupsi.  Syaratnya, kata dia, SDM dan kewenangan yang mesti juga ikut ditambah.

“Tapi kalau memang KPK ambil alih, polisi dan jaksa fokus di luar korupsi itu ide bagus dan KPK siap,” jelasnya. (SUM)

loading...