KPU DKI Akan Undang Tim Kampanye Bahas Batas Maksimal Dana Kampanye Putaran II

0
loading...

TERASBINTANG.com- Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno menjelaskan, pihaknya masih berkoordinasi dengan tim kampanye masing-masing pasangan calon untuk merumuskan batasan dana kampanye.

“Dalam pekan ini kami akan mengundang tim kampanye untuk menyusun batasan dana kampanye maksimal itu berapa yang nanti akan diusulkan oleh calon,” ujar Sumarno di Kantor KPU DKI Jakarta, Minggu (5/3).

Kata Sumarno, format pelaporan dana kampanye akan berbeda dibandingkan putaran pertama. Pada putaran pertama, pasangan calon wajib melaporkan dana kampanye sebanyak tiga kali, yakni laporan awal, penerimaan sumbangan, serta penerimaan dan pengeluaran dana kampanye.

Batasan dana kampanye telah diatur pada Pasal 74 ayat 9 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Pasal itu menyebutkan, pembatasan dana kampanye ditetapkan dengan mempertimbangkan jumlah pemilih, cakupan atau luas wilayah, dan standar biaya daerah.

“Ketentuannya sama, per orang itu tidak boleh melampaui Rp75 juta, kemudian kalau badan hukum/korporasi tidak boleh melampaui Rp 750 juta,” ujar Sumarno.

loading...