Lagi, Anggota Dewan dari Golkar dan PDIP Terjaring OTT KPK

0
loading...

TERASBINTANG.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua wakil rakyat daerah banten dari Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Mereka adalah S.M. Hartono dan Wakil Ketua Badan Anggaran Tri Satya Santosa. Keduanya ditangkap bersama enam orang terkait dengan dugaan suap untuk pembentukan Bank Banten.

Saat ini, DPRD Banten memang tengah membahas pembelian bank untuk dijadikan Bank Daerah Banten. “Alokasi dari APBD Rp 950 miliar untuk mengakuisisi bank,” kata Ketua DPRD Banten Asep Rahmat saat dihubungi, Selasa, 1 Desember 2015.

Menurut dia, rapat pembahasan itu baru digelar Senin kemarin. Rapat ditunda karena menunggu pembahasan hasil due dilligent yang dilakukan Global Banten Development. “Saya mewanti-wanti ditunda untuk mencari second opinion,” ujar politikus PDIP itu. Dia berencana mengundang tokoh-tokoh Banten yang mengerti pembelian bank pada 9 Desember nanti.

Saat ekspose kemarin, kata Asep, ada opsi penawaran untuk membeli Bank Pundi atau Bank MNC. “Uang belum dicairkan karena harus izin pimpinan dulu,” katanya. “Saya sangat menyesalkan penangkapan ini.”

KPK menangkap anggota DPRD Banten, S.M. Hartono dan Tri Satya Santosa, serta seorang direktur sebuah perusahaan daerah di Banten dalam operasi tangkap tangan. Ketiganya ditangkap saat melakukan transaksi di sebuah restoran di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, Selasa, 1 Desember 2015, pukul 12.42. (wp)

loading...