Langkah PB HMI Laporkan Kapolda Dinilai Cuma Manuver

0

TERASBINTANG.com – Beberapa Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Jumat (11/11/2016) menyambangi Propam Mabes Polri.

Mereka melaporkan Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan yang diduga melakukan penghasutan sesuai dengan video yang telah beredar di youtube.

Laporan tersebut diterima oleh Propam Polri dengan nomor : SPSP2/3584/XI/2016/Bagyanduan, dan pelapornya yakni M Syukur Mandar, Tim Advokasi Muslim Indonesia (TAMI) yang juga koordinator Kuasa Hukum PB HMI.

Selain itu, M Syukur juga akan melaporkan Kapolri ke Irwasum, Kompolnas dan Ketua DPR.

Pengamat politik Indonesia Democracy Network (IDN) Agung Sholihin menilai, langkah PB HMI tersebut sekedar manuver untuk mengurangi beban hukum dan moral di mata publik. Pasalnya, Kapolda Iriawan sudah menjelaskan secara rinci kejadian dalam video tersebut duduk perkaranya.

“Itu kan sudah dijelaskan secara gamblang. lagi pula, mana mungkin Kapolda melakukan provokasi semacam itu. Kalaupun mau memprovokasi aksi demo, dia gak turun sendiri. Pasti ada oknum yang duturunkan. Masa iya, sekelas Kapolda sebodoh itu. Kan gak mungkin gitu lho,” katanya.

Sebabnya, ia berharap, PB HMI dan jajaran fokus menjalani proses hukum 5 anggotanya yang saat ini tengah ditahan Polisi. “jangan menambah beban moral lagi yang ujung-ujungnya bisa memperkeruh suasana,” katanya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya sudah mengklarafikasi mengenai video yang beredar di Youtube. Dalam video tersebut, Iriawan bilang, “HMI provokator, kenapa gak dipikul?”.

Sebenarnya kejadian tersebut berlangsung setelah usai demo. Iriawan bilang begitu tidak dalam rangka memprovokasi massa, tetapi menagih janji FPI dan ormas Islam lainnya untuk berde secara damai. (za)

KOMENTAR

loading...