Ini Langkah Polda Jabar Hentikan “Sweeping” ala Ormas Intoleran

0
loading...

TERASBINTANG.com – Isu sweeping kembali menguat akhir-akhir ini. Aksi barbar ini dipicu oleh fatwa MUI tentang larangan penggunaan atribut natal. Apalagi, sweeping ini memang sengaja dilakukan oleh ormas-ormas intoleran untuk mensosialisasikan fatwa MUI itu.

Sweeping ini pun menuai kecaman dari masyarakat, selain memang karena tugas penertiban adalah tugas kepolisian, juga karena fatwa bukanlah hukum positif di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Polda Jawa Barat merancang terobosan untuk menangkal gerakan ormas barbar yang mengatasnamakan agama itu. Saat ini, pihak Polda Jabar melakukan pendekatan-pendekatan persuasif dengan ormas-ormas dan tokoh-tokoh Islam.

“Kita sudah turunkan semua, kita mulai dari preventif, pre emtif, kita dekati ormas-ormas untuk bisa persuasif bahwa itu (sweeping) adalah tidak boleh,” kata Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan saat dihubungi detikcom, Selasa (20/12/2016) malam.

Jika ada ormas yang masih melakukan sweeping, maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindaktegas pelaku. “Karena sweeping itu tindakan polisional, hanya petugas yang berwenang yang boleh melaksanakan sweeping,” ujarnya.

Sementara itu, pengamanan jelang Natal dan tahun baru juga akan ditingkatkan. Personel kepolisian akan dikerahkan untuk bersiaga di gereja-gereja maupun lokasi yang dinilai rawan.

loading...