Lanjutkan Reklamasi, Pemerintah Rugikan Rakyat Miskin dan Lecehkan Hukum

0
Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA, TERASBINTANG – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menentang keras keputusan pemerintah untuk melanjutkan kegiatan reklamasi di Teluk Jakarta.

Ia menilai, pembangunan tersebut akan merugikan kaum miskin. “Keputusan pemerintah melanjutkan pembangunan reklamasi Pulau G menunjukkan watak kekuasaan yang merawat nalar rente yang mencampakkan nilai kemanusiaan, keadaban dan hukum,” ujar Dahnil, Rabu (14/9).

Langkah melanjutkan proyek reklamasi juga dianggap telah mengabaikan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memerintahkan penghentian proyek bernilai triliunan rupiah itu. Reklamasi, telah dibatalkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sebelum Luhut, Rizal Ramli.

Keputusan pemerintah untuk memberikan izin dilanjutkannya kembali kegiatan reklamasi di Teluk Jakarta juga mendapat kritik tajam dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI).

Dengan melanjutkan reklamasi, BEM UI menilai pemerintah telah menutup mata terhadap proses moratorium yang tengah berjalan. Pengabaian terhadap keputusan PTUN terkait proses moratorium itu sama saja melecehkan sekaligus melanggar hukum. (zz)

KOMENTAR