LUAR BIASA!!! Googgle pun Bantu Jokowi Lacak Pencuri Ikan di Laut Indonesia

0

TERASBINTANG.com – Komitmen pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk memberantas illegal fishing (pencuri ikan) tidak setengah-tengah. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sudah membuktikan bahwa kapal-kapal yang nekad mencoba mencuri ikan, langsung ditenggelamkan.

Susi juga sudah memesan kapa induk pemburu agar kapal-kapal canggih yang selama ini lolos dari kejaran, bisa ditangkap dan juga ditenggelamkan. Melihat kerja keras Susi itu, Presiden Jokowi bukan lantas berpangku tangan.

Jokowi terus berusaha agar kedaulatan laut Indonesia tegak dan masyarakat bebas dari pencuri ikan. Salah satu upaya besar yang baru saja berhasil dilakukan Jokowi adalah mendapat dukungan Google untuk melacak gerak pencuri ikan.

“Terima kasih pada Google untuk mengatasi IUU Fishing,” kata Presiden saat mengunjungi Googleplex di 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, Rabu siang waktu setempat atau Kamis pagi waktu Jakarta.

Google meminjamkan teknologi analisis datanya untuk proyek lingkungan yang ditujukan untuk mendorong inisiatif penangkapan ikan komersial berkelanjutan.

Proyek yang disebut Global Fishing Watch itu merupakan hasil kolaborasi antara Google Earth dengan organisasi pemetaan digital nirlaba SkyTruth dan kelompok advokasi kelautan Oceana.

Global Fishing Watch, yang dirancang untuk menunjukkan semua kegiatan penangkapan ikan yang bisa dilacak di lautan, merupakan platform teknologi yang menggunakan data satelit untuk menyampaikan informasi kepada publik mengenai penangkapan ikan berlebihan dan membuat kegiatan penangkapan ikan global lebih transparan.

Menggunakan data-data dari sistem identifikasi otomatis (Automatic Identification System/AIS) pada kapal-kapal untuk menyiarkan lokasi kapal-kapal ikan pada peta, Global Fishing Watch mengungkap intensitas usaha penangkapan ikan di seluruh dunia, yang merupakan salah satu penyebab penurunan tajam perikanan dunia.

Pemerintah Indonesia juga berharap Google mendorong penyelenggaraan pelatihan dan edukasi teknologi informasi baru di Indonesia untuk memberdayakan ekonomi digital, khususnya membantu usaha mikro, kecil dan menengah. (SUM)

KOMENTAR