Mantap! Polri Usut Aliran Logistik ke Teroris di Aleppo, Nasib Bachtiar Nasir di Ujung Tanduk

0
loading...

TERASBINTANG.com – Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir diterpa isu tak sedap. Dalam sebuah rekaman video, warga Aleppo menyerbu gudang logistik di bekas markas Jaysh Al Islam untuk mengambil sisa-sisa logistik teroris. Betapa mengejutkan, di sana tampak terlihat kardus dan kotak makanan sisa-sisa teroris bertuliskan Indonesian Humanitarian Relief (IHR). Setelah ditelusuri, IHR ternyata diasuh oleh Bachtiar Nasir, Ketua GNPF MUI.

Kejadian tersebut memantik pertanyaan sejumlah pihak, khususnya dari netizien. Kuat dugaan, selama ini bantauan kemanusiaan yang digalang oleh sejumlah organisasi binaan kaum wahabi tidak pernah sampai di tangan warga Aleppo yang terdampar di pengungsian itu. Sebaliknya, bantaun rakyat Indonesia itu justru disalurkan untuk mensupport gerakan teroris yang meluluhlantakkan Suriah.

Menanggapi hal tersebut, Mabes Polri rupanya tak tinggal diam. Polri akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

“Itu kan ada di medsos ya, dalam penyelidikan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Mabes Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/12).

Rikwanto mengakui bahwa pengiriman bantuan berupa logistik adalah hak bagi setiap orang maupun kelompok. Cuma bila sasaran bantuan tersebut adalah kelompok teroris, pihaknya mengaku tidak akan berpangku tangan. Pihaknya akan menyelidiki untuk memastikan bahwa bantuan diberikan kepada pihak yang berhak.

“Yang mau mengirim ke mana pun hak dia juga. Cuma ngirimnya benar, apa enggak,” katanya.

Untuk diketahui, kasus dugaan aliran dana dari Ketua GNPF MUI ke salah satu genk teroris di Aleppo, diberitakan pertama kali oleh seorang bernama Moch Zain dalam akun facebooknya.

Moch Zain menduga bantuan dana maupun logistik yang digalang oleh jaysh al aislamBachtiar Nasir ditujukan untuk mendukung kelompok teror Jaysh Al-Islam yang ia sebut sebagai kelompok pemberontak terhadap pemerintahan Bassar Al-Assad.

Dugaan itu ia ketahui setelah menyaksikan sebuah video di Youtube yang merekam penemuan logistik berupa makanan dan minuman dengan kemasan bertulis Indonesian Humanitarian Relief (IHR).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi apapun dari Bachtiar Nasir. terasbintang.com mencoba mendatangi IQL, lembaga yang juga didirikan oleh Bachtiar Nasir, namun tak satu pun pengurus yang bersedia untuk dimintai keterangannya ihwal kasus di atas.

loading...