Ma’ruf Amin: Agama dan Negara Tak Perlu Lagi Dipertentangkan

0
loading...

 

TERASBINTANG — Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Ma’ruf Amin mengatakan, agama dan negara tidak tidak perlu lagi dipertentangkan. Relasi keduanya sudah selesai dibahas saat Pancasila lahir.

Hal itu disampaikan Ma’ruf menjawab pandangan sejumlah kelompok yang masih mempertentangkan keduanya. Bahkan, masih ada saja yang menganggap, Pancasila tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Menurut saya, masalah agama dan negara itu sudah selesai secara politis ketika pendiri bangsa menetapkan Pancasila sebagai dasar negara,” ujar Ma’ruf Amin dalam dialog “Pancasila, Agama dan Negara” di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Senin (27/3).

Dulu, kata dia, Islam dan negara memang sempat jadi perdebatan. Namun, para ulama waktu itu sudah menemukan titik temu, yaitu pada nilai yang tercakup dalam Pancasila.

“Artinya hubungan Islam dan negara itu sudah selesai dalam proses pembentukannya,” kata dia.

Tak  hanya itu, Ma’ruf juga menyebut peran besar NU dalam proses itu. KH Wahid Hasyim, misalnya, memiliki komitmen kebangsaan saat terlibat langsung dalam menyiapkan kemerdekaan Indonesia bersama Soekarno, Mohammad Hatta dan tokoh lainnya.

“Kalau warga NU ditanya, pilih Islam atau Pancasila, ya dua-duanya. Islam dan Pancasila itu sejalan. Islam itu akidah sedangkan Pancasila itu dasar negara. Tidak ada pertentangan antara Islam dan Pancasila,” tuturnya. (SUM)

loading...