Di Mata Jonru, Bambang Tri Ternyata tak Lebih dari Seorang PENIPU, Yuk Simak Kisahnya!

0
loading...

TERASBINTANG.com – Belakangan, muncul sebuah akun media sosial facebook yang mencengangkan begitu banyak orang. Betapa tidak, akun ini menghina dan mencaci maki Presiden Jokowi secara membabi-buta. Gelagat-gelagatnya, sepertinya dia sedang menyimpan dendam yang begitu dalam terhadap orang nomor wahid di tanah air itu.

Benar saja. Ternyata orang ini tak lebih dari sisa-sisa korban Pilpres 2014 yang belum kuasa menerima kenyataan kalah alias susah move on. Dia adalah seorang pendukung Prabowo Subianto, rival Jokowi, yang sangat radikal. Beberapa kali pamer foto dengan Fadli Zon. Laman Facebooknya juga penuh dengan gambar-gambar Prabowo. Sepertinya dia termasuk orang yang menokohkan Prabowo hingga ke ujung sum-sum.

Siapakah orang itu? Bambang Tri. Ya, namanya Bambang Tri Mulyono. Bila kita lihat status-status Facebook pria kelahiran Blora. Jawa Tengah ini, kita akan melihat betapa caci maki, fitnah yang begitu vulgar menjadi menu keseharian yang sangat biasa. Alih-alih memikirkan dosa, BT malah meyakini ada surga khusus bagi para pencaci maki Jokowi. Astaghfirullah!

Tapi ingat, justru dengan status-status seperti itulah dia dikenal banyak orang. Termasuk salah satunya Jonru, sapaan akrab Jonruah Ukur Ginting.

Jonru yang juga kritikus ulung Presiden Jokowi itu ternyata banyak mengikuti status-status Bambang Tri sejak Pilpres lalu. Namun, ironinya, kesimpulan yang Jonru dapatkan selama berkenalan dengan Bambang Tri adalah bahwa BT hanyalah seorang penipu ulung.

Ternyata menurut Jonru, sudah banyak temannya yang menjadi korban penipuan Bambang Tri ini. “Dan saya tidak ingin timbul korban-korban baru. Itulah tujuan saya menulis status ini,” kata Jonru melalui status Facebook pribadinya.

Jonru sendiri tidak pernah bertemu langsung dengan ybs. Dia hanya mengenal Bambang Tri lewat status-status Facebooknya yang sangat provokatif, karena secara terang-terangan menuduh Jokoki macam-macam. Bahkan isi status-statusnya sangat vulgar, mencaci-maki dan menghina Jokowi dengan bahasa yang sangat kasar dan blak-blakan.

Banyak orang yang kagum dan ngefans pada BT. “Termasuk saya. Tapi itu dulu. Sekarang tidak lagi,” katanya.

Kenapa? Yuk kita ikuti cerita lengkap Jonru soal Bambang Tri:

Bambang Tri ini di era Pilpres 2014 lalu jualan buku secara preorder. Judulnya JOKOWI UNDERCOVER.

Salah satu kelebihan BT adalah:
Dia selalu menulis dengan data dan informasi yang sangat mencengangkan dan meyakinkan, membuat banyak orang yang percaya padanya. Dari tulisan-tulisannya, banyak sekali orang yang berpikir bahwa BT tahu banyak tentang Rahasia Jokowi.

Inilah salah satu faktor yang membuat banyak orang percaya dan kagum pada BT. Dulu saya pun kagum padanya karena hal tersebut.

Karena itulah, bukunya laris manis, walau belum terbit, walau pemesanannya lewat sistem preorder.

Banyak yang memesan buku BT, termasuk sejumlah teman saya. Tapi bukunya tak pernah dikirim. Berkali-kali BT berjanji untuk mengirim bukunya, atau mengembalikan uangnya, tapi janji-janji tersebut selalu dilanggar.

Memang sih, ada orang yang uangnya dikembalikan, tapi itu setelah melewati perdebatan dan ngeyel-ngeyelan sanga sangat melemahkan.

Si BT bahkan pernah mengaku diundang ke acara ILC TV One oleh Karni Ilyas. Tapi ternyata itu cuma ngaku-ngaku saja. Sebab faktanya dia tak pernah tampil di acara tersebut.

Akhirnya, banyak teman yang kehilangan kepercayaan terhadap si BT ini. Termasuk saya.

* * *

Saya memang tak pernah memesan buku si BT, karena saat itu saya tidak berani. Saya takut “berhubungan” dengan orang seperti BT, yang menurut saya dia pasti sangat dicari oleh intel, karena isi status-statusnya yang sangat provokatif.

Untungnya, ketakutan saya akhirnya berbuah manis, karena belakangan terbukti bahwa si BT ini penipu.

Saya sampai saat ini tidak tahu, apa sebenarnya motif BT atas penipuan tersebut. Namun satu hal yang perlu kita pikirkan secara kritis adalah PERTANYAAN BESAR yang saya ajukan di atas:

Siapakah sebenarnya si BT ini? Kenapa akunnya masih aman-aman saja, padahal selama ini dia sangat vulgar dan provokatif dalam menyerang Jokowi?

Dulu, kita mengenal nama Faisah Assegaf yang juga rajin mengkritik Jokowi. Belakangan ketahuan dia ternyata Syiah, dan saya pernah membongkar kedoknya.

Kejadian ini seharusnya membuat kita BERPIKIR KRITIS:
Jangan mudah terkecoh oleh orang-orang yang status-statusnya anti Jokowi.

“Berarti saya juga jangan terkecoh oleh status-status Jonru, dong?”

Ya, silahkan berhati-hati juga terhadap saya. Silahkan cari tahu, apakah Jonru benar-benar murni berjuang untuk NKRI, atau hanya kedok untuk sebuah tujuan jahat.

Saya akan sangat senang jika Anda berpikir kritis, tidak “cinta buta” terhadap saya.

Namun tentu sangat konyol jika Anda menuduh saya tanpa bukti. Silahkan menuduh saya, tapi sertai bukti-bukti yang valid dan terpercaya. Itu baru gentleman namanya.

NB: Kemarin saya baru tahu bahwa saat ini Bambang Tri kembali menjual buku yang sama, yakni buku yang dijual di era Pilpres 2014, dan banyak orang yang tertipu. Saya menulis komentar di statusnya, minta klarifikasinya terhadap kasus penipuan tersebut. Namun si BT justru memblokir saya. Tentu ini aneh. Jika dia benar, seharusnya dia bisa menjelaskan dengan sopan, sabar dan bijaksana. Justru pemblokiran tersebut makin memperkuat dugaan bahwa dia penipu.

loading...