Melapor ke DKPP, Advokat Abal-abal Mengintimidasi KPUD dan Bawaslu

0
loading...

TERASBINTANG.com – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly asshiddiqie menanggapi berbagai laporan terkait penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta, khusunya laporan dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang menuduh KPUD dan Bawaslu tidak netral karena bertemu dengan salah satu paslon tertentu.

Sebelumnya diketahui, ACTA melaporkan Ketua KPUD, Sumarno, dan anggota KPUD, serta Bawaslu ke DKPP terkait pertemuan paslon nomor urut 2, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat dengan KPUD serta Bawaslu di Hotel, tanggal 9 Maret, 2017, kata Ketua Dewan Penasehat (ACTA), Hisar Tambunan, di Kantor DKPP, Jum’at, 3 Maret 2017.

Jimliy menanggapi laporan ACTA terkait pertemuan tersebut. Menurut Jimly, mestinya Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) jangan langsung main hakim sendiri. “Persepsi tentang kebenaran perlu dikelola dangan baik, jangan suka terlalu cepat menghakimi, kita selesaikan di sidang”, ujarnya.

Lanjut Jimly, terkait pelaporan yang disampaikan ACTA, kita akan lihat kontek dulu, maksud dan tujuannya apa, karena persepsi kebenaran soal pelanggaran itu masing-masing paslon punya alasan, tergantung mau dilihat dari sisi mananya.

Jimly menghimbau agar masyarakat jeli terkait adanya pemberitaan yang menyebut bahwa KPUD dan Bawaslu tidak netral, Misalnya informasi yang beredar terkait pertemuan salah satu paslon dengan KPUD dan Bawaslu.

Kenapa media mengistilahkan dengan kepergok, nah istilah itu salah, karena pesan tersebut terkesan tertutup, padahal tidak demikian kejadiannya, kata Jimliy, di Kantor DKPP, Jum’at, 3 Maret 2017.

Jimly menghimbau agar masing-masing timses paslon untuk tenang, jangan membuat kegaduhan-kegaduhan lagi. “Masing-masing paslon sudah menampakkan emosinya, tensinya sudah tinggi ini, padahal pemilihan putaran kedua masih lama”, ujar Jimly.

Menurut Jimliy, penting pendidikam politik bagi warga, “bahwa kita membuktikan pemilu ini bisa lebih baik, karena mata dunia melihat kita”, imbuh Jimliy. (Rs)

loading...