Menakutkan! Gelar Pengajian, FPI Tebar Ancaman Pembunuhan Ahok

0
loading...

TERASBINTANG.com – Hari Minggu tanggal 04 Desember 2016, Pukul 20.30 sd 00.30 WIB berlangsung sebuah Tabligh Akbar Front Pembela Islam (FPI) di depan Mushola An Nur Kemandoran Jl. Kemandoran VIII. Mengusung tema “Bhineka Tunggal Ika tanpa penistaan agama”, FPI tampaknya ingin membumikan hasrat politiknya untuk menyudutkan Ahok.

Betapa tidak, iPengsi dalam ceramah tersebut terkonsentrasi di tema-tema seputar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mulai dari kasus penistaan agama hingga status kepemimpinan non-muslim dalam Islam. Berbagai ancaman tanpa keadaban muncul dalam penggalan-penggalan ceramah habaib pentolan FPI.

Habib Novel Bamukmin, misalnya, begitu menggebu-gebu saat menyorot kasus dugaan penistaan agama Ahok. Menurutnya, semangat FPI untuk mengawal kasus Ahok tidak akan luntur, setidaknya hingga pemilihan Gubernur DKI Jakarta dilangsungkan, yakni Bulan Februari.

“Kesempatan dan perjuangan ini sampai Februari. Pertengahan Desember ini Ahok akan disidang. Kita siap kawal sidang Ahok. Siap sambut Ahok,” kata Habib Novel, dalam ceramahnya.

Selain kesiapan mengawal, pihaknya juga siap membunuh Ahok. “Siap bunuh Ahok, karena Ahok lah biang pembunuh, aksi 411 memakan korban, Ahok harus dibunuh karena pembunuh ya harus dibunuh.”

“Sebelum Ahok berkuasa mari kita tangkap Ahok, mari kita bunuh Ahok saya tanggung jawab dunia akhirat,” tambahnya.

Menurut Novel, Ahok selama memimpin DKI Jakarta banyak mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang memusuhi syariat Islam. Misalnya, pelarangan menjual hewan qurban di jalan.

“Maka kita lawan dan akhirnya 18 orang ditangkap Polisi, dan 2 orang meninggal. Ahok telah membunuh 4 orang,” pungkasnya.

Seperti diketahui, menjelang pelaksanaan Pilgub DKI 2017 nanti, FPI semakin gencar menggelar pengajian. Tema yang diusung pun begitu unik dan tendensius terhadap salah satu cagub, yakni Basuki. Kali ini, FPI menggelar pengajian di 44 Kecamatan di DKI Jakarta.

loading...