Mentang-mentang Punya Hak Imunitas, Fahri Hamzah Bisa Maki-maki Presiden Seenaknya?

0
JAKARTA, 21/01/11. Profil Politikus DPRRI Fahri Hamzah. SI/Hasiholan Siahaan

TERASBINTANG.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah rupanya menggunakan alasan hak imunitas atau kekebalan hukum yang melekat pada setiap anggota dewan ketika dia mengikuti demo akbar Bela Islam II di depan Istana Presiden bersama ribuan ormas Islam 4 November lalu. Menurut Fahri, anggota dewan tidak bisa diproses hukum ketika sedang melaksanakan tugasnya sebagai dewan.

Namun Fahri tidak menjelaskan lebih lanjut, apakah hak imunitas itu sekaligus bisa digunakan untuk memaki-maki Presiden seperti yang dilakukannya beberapa hari lalu.

Kini, setelah apa yang dilakukan Fahri Hamzah terhadap Jokowi mulai diproses secara hukum di Kepolisian, Fahri malah berbalik menyerang Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Fahri juga mengungkit-ngungkit keterlibatannya membantu Tito untuk jabatan Kapolri yang tengah diembannya.

“Saya hanya mengingatkan kepada Tito untuk tidak berbicara sembarangan. Dia jenderal baru, dan saya juga salah satu yang urus dia untuk menjadi Kapolri. Tolong jaga diri baik-baik. Jangan bergantung pada kekuasaan karena kekuasaan bisa jatuh,” kata Fahri.

Menurut Fahri, tugas pengawasan itu adalah wewenangnya. Sehingga, kalau dirinya memaki-maki Jokowi, berteriak-teriak makar di depan Istana seperti kemarin, tidak bisa diproses hukum. “DPR memiliki hak imunitas dan tidak boleh dipidana dalam menjalankan tugas,” kata Fahri Hamzah, Selasa (7/11). (za)

KOMENTAR