Menteri Agama: Ormas Tak Boleh Lakukan Sweeping

0
loading...

TERASBINTANG.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengeluarkan fatwa terkait larangan penggunaan atribut natal bagi pekerja muslim. Fatwa ini rentang dijadikan senjata oleh ormas intoleran untuk melakukan sweeping dengan dalih menegakkan fatwa MUI.

Oleh karena itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghimbau ormas Islam tidak melakukan sweeping. Ketika ada pelanggaran hukum, Lukman Hakim meminta menyerahkannya ke pihak berwajib.

“Tindakan sweeping bagi saya adalah tindakan yang semestinya tidak dilakukan. Karena kalau ada hal-hal yang bertolak belakang atau bahkan bertentangan dengan aturan peraturan UU kita, maka serahkan kepada aparat penegak hukum kita,” kata Lukman Hakim Saifuddin.

Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat HM Baharun. Dia menolak ormas Islam menjadikan fatwa MUI sebagai senjata untuk melakukan sweeping. Baharun menyatakan, pelaksanaan fatwa MUI hanya dapat dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini aparat penegak hukum.

“Tidak dibenarkan secara hukum melakukan eksekusi fatwa dengan sweeping dan sebagainya di luar kewenangan penegak hukum yang sah. Dalam konteks ini, merupakan hak polisi,” tandas Baharun.

loading...