Muhammadiyah: Hanya Orang Munafik Yang Mau Menyebar Berita Hoax

0
loading...

TERASBINTANG.com — Kabar bohong atau hoax banyak diposting para pengguna sosial media sejak beberapa waktu belakangan. Fenomena tersebut menjadi pusat perhatian sejumlah pihak, termasuk Muhammadiyah.

Muhammadiyah menilai, hanya orang munafik yang mau menyebarkan berita hoax atau berita bohong. Sebab mereka bermuka dua dan menyebarkan kebohongan untuk tujuan jangka pendek.

“Kalau pandangannya dari sudut pandang agama, berbohong dalam semua bentuk itu dosa. Baik bohong berperilaku atau menyebarkan berita bohong, bahkan kalau kita lihat secara teologis, bedanya orang beriman dan munafik itu dari tutur katanya,” ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti.

“Kalau orang munafik ketika bicara dia berdusta. Nah, dalam kaitannya dengan menyebarkan berita-berita hoax ya seperti itu,” sambungnya.

Abdul Mu’ti meyakini berita hoax akan lebih banyak diproduksi menyambut pemilu 2019. Orang munafik ini sengaja berlindung di balik akun anonim untuk mempengaruhi opini publik dengan kabar hoax.

” Kalau dulu orang dari mulut ke mulut sifatnya lokal, atau media massa, televisi atau koran. Sekarang ini kan mereka tak lagi gunakan jalur tradisional, tapi menggunakan media sosial, cepat dan masif dan tak ada kontrol,” katanya.

Parahnya lagi, lanjutnya, masyarakat awam suka memposting kabar hoax di sosial media tanpa meneliti lebih dulu kebenarannya. Padahal tersebarnya kabar hoax mencerminkan kualias keadaban suatu bangsa.

“Ini suatu simbol keadaban bangsa. Bangsa ini mudah terombang ambing dengan informasi. Ada pihak tertentu yang menyebarkan kebohongan. Kemasan ilmiah dan religius untuk adu domba, untuk tebarkan kebencian kelompok tertentu,” ungkap Abdul Mu’ti.

loading...