Nah! Majelis Kehormatan Hakim Akan Minta Jokowi Pecat Patrialis Akbar

0
loading...

TERASBINTANG.com – Terkait penangkapan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat mengatakan bahwa Dewan Etik MK telah memberikan informasi dalam rapat permusyawarahan hakim.

Dalam rapat itu, Dewan Etik akan segera mengusut kasus tersebut untuk menilai pelanggaran yang dilakukan mantan politikus Partai Amanat Nasional tersebut.

“Rapat untuk mengusulkan pembentukan Majelis Kehormatan Hakim,” kata Arief di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jumat (26/1/ 2017).

Dewan etik menilai tangkap tangan terhadap hakim konstitusi dalam kasus dugaan korupsi adalah pelanggaran berat. Majelis Kehormatan Hakim ada kemungkinan akan mengeluarkan rekomendasi pemberhentian secara tidak hormat kepada Patrialis. Rekomendasi ini nantinya akan dibawa Arief kepada Presiden Joko Widodo untuk memecat Patrialis secara resmi.

”Majelis Kehormatan akan dibentuk dua hari setelah ada hasil rapat dewan etik tentang kasus ini,” kata Arief.

Ia menambahkan, sesuai dengan Undang-Undang Mahkamah Konstitusi, majelis akan berisi lima orang yang berasal dari 1 hakim MK, 1 pimpinan Komisi Yudisial, 1 mantan hakim MK, 1 guru besar hukum, dan 1 perwakilan masyarakat.

“Kami mendukung penuntasan kasus ini,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, beredar informasi bahwa penyidik KPK telah menangkap tangan Patrialis Akbar saat menerima suap di kawasan Taman Sari, Jakarta Pusat. Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Patrialis ditangkap bersama 10 orang yang berkaitan dengan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

 

loading...