Nasib Ormas Anti Pancasila di Ujung Tanduk

0
loading...

TERASBINTANG.com – Belakangan ini desakan pembubaran organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengusung ideologi anti Pancasila seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terus menguat di berbagai wilayah di Indonesia.

Pemerintah pun menyambut desakan tersebut dengan membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Menko Polhukam Wiranto. Tim tersebut bertugas mengkaji keberadaan ormas yang diduga anti Pancasila. Dalam waktu dekat ini pun pemerintah akan segera menentukan sikapnya.

“Pembubaran ormas yang nyata-nyata bertentangan, berlawanan, tidak searah dengan Pancasila, itu harus dikaji, diserahkan kepada Menko Polhukam untuk membuat satu keputusan politik. Tunggu saja ya,” ujar Wiranto, Senin (8/5/2017).

Wiranto menjelaskan, berdasarkan peraturan perundang-undangan, pemerintah berhak membubarkan ormas yang mengusung ideologi selain Pancasila. Namun demikian, kata Wiranto, proses pembubaran ormas harus juga dilakukan sesuai dengan mekanisme hukum yang diatur dalam undang-undang.

“Tatkala dalam kegiatannya nyata-nyata bertentangan dengan Pancasila, tidak sesuai dengan Pancasila, maka, ya harus kami bubarkan, kami larang,” tutur Wiranto.

“Tentu kita perlu proses yang benar. Proses yang dapat dipertanggungjawabkan melalui satu acuan hukum yang berlaku di Indonesia. Kan begitu,” ujarnya.

Siang ini, Wiranto bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna Laoly dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian rencananya akan menggelar rapat koordinasi terkait wacana pembubaran ormas anti-Pancasila. Nantinya, Wiranto akan memberikan keterangan pers terkait keputusan dari hasil rapat.

loading...