Ngotot Ahok Ditahan, Umat Islam Diminta Jangan Memaksakan Kehendak

0

TERASBINTANG.com – Segelintir umat Islam yang terjebak di bawah pengaruh Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), Hisbuttahrir Indonesia (HTI), dan ormas radikal lainnya, masih belum puas dengan kinerja bareskrim Polri bila Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok belum ditahan. Mereka ingin Polri bekerja sesuai kehendak dan nafsu mereka.

Bahkan, 2 Desember besok, orang-orang ini mengancam akan menggelar aksi salat Jumat di Sepanjang Jalan Protokol Sudirman-Thamrin. Basis pergerakan ekonomi ibu kota dan Indonesia itu dipastikan lumpuh jika aksi tersebut dibiarkan.

Pakar hukum Asep Iwan Iriawan meminta semua pihak agar menghormati proses hukum yang tengah jalan. Asep tak ingin mereka memaksakan kehendak dan dan mengedepankan nafsu politiknya dalam kasus Ahok.

“Ini kan persoalan hukum dan sudah diselesaikan secara hukum. Negara kita kan negara hukum, jangan memaksakan kehendak. Konstitusi sudah mengamanatkan Polri punya diskresi, kekuasaan ditahan atau tidak. Hormati kewenangan itu,” kata Asep, dalam diskusi bertajuk ‘Bedah Kasus Penistaan Agama di Indonesia’, Kamis (24/11/2016) kemarin di Jakarta Selatan.

Selain itu, Polri sendiri hingga saat ini belum mempunyai alasan kuat untuk menahan Ahok, meski ancaman demo 2 Desember terus terjadi untuk mendesak penahanan Ahok.

“Sampai tanggal 2 Desember nanti, Polri belum ada rencana menahan Ahok,” imbuhnya.

KOMENTAR