Ngotot Desak Polisi Tindak Tegas Ahok, Yusril Tak Paham Hukum?

0

TERASBINTANG.com – Pengamat Politik Indonesia Democracy Network (IDN) Amir Wata menyayangkan sikap Yusril Ihza Mahendra yang seolah tak mau tahu dengan proses hukum yang sudah berjalan cukup baik di Kepolisian. Dalam sebuah artikel, Yusril terus mendesak aparat segera bertindak tegas terhadap kasus Ahok.

“Ini kan sudah jalan. Basuki hari ini juga diperiksa. Ada tiga saksi ahli. Polri sudah mendatangkan banyak sekali ahli. sekitar 30an. Artinya, hukum tidaklah mandeg, melainkan terus jalan,” katanya.

Apalagi, kata Amir, proses penegakan hukum tak bisa dilakukan terburu-buru, ada mekanisme hukum yang harus dipatuhi. Bila gelar perkara benar-benar dilakukan secara terbuka dan transparan, Yusril, kata Amir bisa langsung pantau sendiri proses hukum di Polri.

“Kita hormati proses hukum kita, jangan diintervensi, didesak-desak semaunya sendiri. Gak bisa begitu. Yusril sudah kayak mengadili Ahok bersalah. Padahal belum tentu. Proses hukumnya kan masih berlangsung,” katanya.

Dalam tulisan itu, Yusril juga bilang, janji Kalla untuk tuntaskan penyelidikan dugaan penistaan agama oleh Ahok selama 2 minggu, terlalu lama. Dalam dua minggu ini berbagai hal tak terduga bisa saja terjadi. Pemerintah harus mempercepat proses ini. Jika tidak ada langkah nyata, demo lebih besar bukan mustahil akan terjadi. Bahkan bisa berujung pemakzulan, katanya.

“Tidak semua hal harus dibayar dengan ancaman pemakzulan. Jika keputusan hukum memang demikian ujungnya, ya semua harus terima. Gak usah saling memprovokasi.” (za)

KOMENTAR