Ngotot Kasusnya Dihentikan, Kapolda Skakmat Ratna Sarumpaet

0
loading...

TERASBINTANG.com – Aktivis kawakan Ratna Sarumpaet berang bila dirinya dikait-kaitkan dengan aksi makar. Jangankan punya niat melakukannya, makna makar saja Ratna mengaku tak paham.

“Kalau dikait-kaitkan dengan makar aku sendiri enggak ngerti yang dimaksud dengan makar tuh apa. Jadi lihat nanti saja,” kata Ratna.

Bahkan ia mengaku Polisi yang menangkap dirinya melakukan kesalahan, karena menangkap orang tak bersalah. Seperti diketahui, ia ditangkap di Hotel Sari Pan Pacific awal bulan ini. Sebabnya, ia meminta Polisi supaya tidak ngotot melanjutkan kasusnya.

“Polisi bisa salah tangkap. Jadi jangan ngotot. Kalau memang sudah salah tangkap ya sudah dikasih hak salah tangkap adalah SP3. Ya enggak ada lah orang superbenar, walaupun polisi masih bisa salah,” sambungnya.

“Pasukannya kan ada 220 orang katanya yang memberikan laporan (lihat Ratna), bisa saja kan salah satu salah ngomong oh Ratna sudah masuk, dipikir masuk ke hotel itu berarti ikut paginya (aksi 212). Berarti itu adalah asumsi. Bukan melihat dengan benar,” tambah bu dari artis Atiqah Hasiholan.

Lalu bagaimana Polda Metro Jaya menjawab ocehan Ratna Sarumpaet?

Kapolda Metro Jaya, Irjen Iriawan, menanggapi santai. Menurutnya, biarlah proses hukum yang membuktikan. Dia yakin polisi punya bukti kuat menyeret Ratna dalam kasus makar.

“Nggak ikut? Masa nggak ikut. Kami kan punya bukti-bukti ya, masa polisi berani ngambil tanpa bukti, rekamannya ada, saksi ada, semuanya ada di sana ya,” kata Iriawan.

Irawan juga mempersilahkan jika Ratna mau ngeles dari proses hukum tersebut. Yang jelas, proses hukum akan terus berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada. “Kalau keinginan pihak bu Ratna silakan saja,” pungkasnya singkat

loading...