NU Diapresiasi Punya Visi Tegas Keislaman dan Keindonesiaan, Ormas Lain ?

0
loading...

TERASBINTANG.com –Sikap NU sangat tegas dalam mengambil posisi tentang keislaman dan ke- Indonesia-an. Hal itu tercermin dari sikapnya dalam menyikapi sejumlah kasus yang terjadi belakangan.

Ketegasan ormas terbesar di Indonesia tersebut memperlihatkan visinya yang jelas tentang keislaman sekaligus keindonesian. Mau menjadi penganut agama Islam yang taat, tapi juga menjadi warga negara Indonesia yang baik.

Aktivis sosial keagamaan Muhlisina Lahuddin mengapresiasi kejelasan sikap NU ini. Menurutnya, kejelasan NU dalam bersikap menunjukkan kedalaman ilmu agama para tokoh-tokohnya. Mereka memahami betul ruh dan jantung dari agama.

“Yang punya sikap tegas tentang keislaman dan keindonesiaan saya baru melihatnya dari ormas NU. Yang lain belum terlalu kelihatan,” kata Muhlisina Lahuddin kepada Terasbintang.com, Selasa (27/12/2016).

Sikap NU sangat jelas dalam melihat gelombang massa besar terkait kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama. Demikian juga tentang boleh tidaknya mengucapkan selamat Natal kepada umat kristiani.

“Saya lihat ada kiai NU malah ngasih ceramah Natal di gereja. Habis itu beliau shalat Isya’ di gereja. Tidak ada keimanan beliau tergores sedikit pun hanya karena ceramah Natal dan shalat di gereja,” katanya.

Dia menduga gelombang besar sikap intoleran di Indonesia punya kepentingan politik di dalamnya. Namun mereka sengaja membungkus kepentingan itu dengan agama.

“Aneh sekali akhir-akhir ini perkembangan Islam di Indonesia. Kalau saya lihat malah arahnya mengkhawatirkan, bisa merusak tenun kebhinnekaan dan toleransi yang dirawat dengan susah payah,” ujarnya.

Dia mengapresiasi penuh keluasan ilmu agama Gus Dur dan kecintaannya pada Indonesia. “Gus Dur itu contoh sekaligus panutan saya dan harusnya umat Islam di Indonesia. Beliau NU tulen,darah daging almarhum NU. Saya bilang, NU itu benteng Indonesia,” tandasnya.

loading...