Paham Takfiri Merupakan Bibit Gerakan Terorisme dan Radikalisme

0
loading...

TERASBINTANG.com – Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan gerakan radikalisme dan terorisme itu selalu dimulai dengan aksi mengkafirkan orang lain yang tidak sepemahaman dengan dirinya meskipun sebenarnya sama-sama muslim.

“Bahkan sesama umat Muslim pun saling mengafirkan. Biasa disebut paham takfiri, orang lain termasuk Muslim juga kena dikafir-kafirkan,” kata Ansyaad Mbai dalam rangkaian kegiatan “Temu Kader Kebangsaan” Indonesia Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2017).

Salah satu faktor lain yang menyebabkan paham radikal dan terorisme itu berkembang adalah paham ekstrem terhadap ajakn jihad. Dalam paham tersebut, jihad diartikan perang, siap mati kapan pun dan boleh dilakukan.

Mbai mengingatkan, paham radikal di Indonesia saat ini sudah masuk ke dalam pemerintahan dan sistem pendidikan. Hal ini semakin diperparah dengan adanya para pemburu kekuasaan yang memanfaatkan kelompok radikal sebagai vote getter dan masih berdiam dirinya tokoh-tokoh kebangsaan.

Dikatakan Mbai, penanggulangan gerakan terorisme dan radikalisme masih sangat terhambat karena banyak faktor, di antaranya masih adanya kegamangan pemerintah dan penegakan hukum, belum kompaknya ormas moderat, adanya kebingungan dari masyarakat dan partai politik.

loading...