Pasca Demo 411, Jokowi Beri Sinyal Pembubaran Ormas Anarkis

0
Demo FPI

TERASBINTANG.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan duka citanya terhadap belasan personel Polri dan TNI yang menjadi korban saat mengamankan demo 4 November kemarin. Ia ingin kejadian tersebut tidak boleh terulang lagi. Polri, kata Jokowi, sudah saatnya bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba melakukan kekerasan.

“Tadi Pak Kapolri sudah menyampaikan ada 18 yang luka, ada yang kena bambu runcing ada yang kena kepala. Saya kira hal seperti ini sudah harus diselesaikan dengan penegakan hukum yang tegas,” kata Jokowi saat memberikan arahan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian kepada Perwira Tinggi Polri, Selasa (8/11).

Indonesia, kata Jokowi, adalah negara besar. Ada lebih dari 17 ribu pulau, ratusan suku, ratusan bahasa, sangat besar sekali. Itu sebabnya, jangan sampai Polri sebagai institusi besar yang dimiliki negara tidak boleh ragu dan kalah dengan ormas apapun, tokoh siapapun.

“Sebagai sebuah intitusi, Polri juga institusi besar. Dengan 450.000 anggota. Sebabnya, jangan ragu dalam bertindak untuk penegakan hukum yang tegas, tidak boleh polri ragu, palagi kalah kelompok-kelompok kecil, terhadap ormas apapun, tokoh-tokoh siapapun,” katanya.
Jokowi seperti memberikan sinyal kuat kepada Polri agar segera “menertibkan” ormas yang cenderung anarkis dalam mengekspresikan aspirasi politiknya.
Sebab dengan penegakan hukum itulah, kata Jokowi, negara menjadi kuat. marwah Polri harus dijaga, marwah negara harus dijaga. “Negara harus kuat, marwah Polri harus dijaga. Marwah negara harus dijaga.
beliau juga mengapresiasi kinerja Polri yang mampu mengawal perjalanan demo hingga berlangsung dengan tertib dan damai. (za)

KOMENTAR