PDIP: Ahok Calon Perseorangan Tapi Tidak Independen, Sponsornya Gila-gilaan

0

TERASBINTANG.com – Setelah memastikan tidak akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilgub DKI 2017, PDIP terlihat sering saling sindir dan saling serang dengan Ahok.

Pertama PDIP menyebut Ahok melakukan deparpolisasi yang harus dilawan oleh semua partai. Isu itu pun dilawan Ahok dengan mengatakan bahwa dirinya memilih maju lewat jalur independen karena mahalnya mahar yang diminta partai.

Kali ini, PDIP kembali menyindir Ahok dengan menyebut bahwa mantan Bupati Belitung Timur itu sebenarnya bukan calon independen. Sebab, dibelakang Ahok banyak sponsor dari pengusaha atau perusahaan-perusahaan.

“Bukan calon independen, tapi calon perseorangan. Kalau independen itu kan tidak tergantung siapa siapa, kalau kaya Ahok itu sponsornya gila-gilaan,” kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno, Rabu (16/3/2016).

Menurut Hendrawan, calon perseorangan belum tentu independen. Bisa jadi calon tersebut membawa kepentingan tertentu dari kelompok pengusaha tertentu.

Karena itu, Hendrawan setuju agar syarat calon perseorangan diperberat. Hal itu, kata dia, agar tercipta keadilan dengan partai politik.

“Persoalannya agar diciptakan fairness, keadilan untuk mereka yang mau calonkan melalui parpol dan perseorangan,” jelasnya.

Awalnya, syarat bagi calon independen adalah dukungan dari 6,5-10 persen dari jumlah penduduk. Syarat itu diringankan lewat putusan MK yang menjadilan perhitungan berdasarkan jumlah pemilih.

“Pasca keputusan MK,  bukan hanya PDIP tapi semua parpol merasakan hal tersebut (ketidakadilan). Putusan MK mendiskon syarat menjadi calon,” pungkasnya. (SUM)

KOMENTAR

loading...