Pemkot Jakut: Mudah-mudahan Mereka Betah dan lebih Sejahtera

0

TERASBINTANG.com – Wakil Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi menegaskan bahwa hingga saat ini sudah ada sekitar 149 kepala keluarga (KK) dari berbagai RT/RW yang sudah dipindahkan ke Rumah Susun (Rusun) Pulo Gebang, Jakarta Timur. Ia berharap, di tempat baru yang disediakan pemerintah tersebut, warga bisa lebih kreatif dan sejahtera.

“Hingga hari ini, ada 149 KK, mudah-mudahan mereka bisa betah dan leboh sejahtera lagi. 147 KK dari berbagai RT/RW,” kata Wahyu, Selasa (23/2).

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan Rusun, warga harus punya KTP resmi DKI. “Pemilik bangunan dan YBS punya KTP sehingga kita kasih Rusun.”

Selain Rusun, pemerintah mengaku tidak memberikan kompensasi apapun terhadap warga.

Fasilitas Rusun

Sebelumnya, Menurut Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Pulogebang Ageng Darmintono, warga Kalijodo akan menerima unit rusun tipe 36.

Hunian tersebut dilengkapi dua kamar, satu kamar mandi, ruang tamu, dapur, dan tempat jemuran.

“Warga ini nanti akan ditempatkan di Blok H dan Blok G. Kan data mereka yang kita terima ada 86 KK, jadi kita sediakan di Blok H 80 unit, sisanya 6 unit di Blok G,” kata Ageng, di Rusun Pulogebang, Jakarta Timur, belum lama ini.

Selain itu, tersedia pendidikan anak usia dini (PAUD), klinik, dan posyandu bagi warga rusun. Di antara dua blok yang bakal dihuni warga Kalijodo, tersedia ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Pulogebang Indah.

Ada beberapa fasilitas bermain bagi anak, seperti ayunan, perosotan, tempat joging, dan taman.

Rusun Pulogebang juga dilayani oleh bus pengumpan (feeder) dari Transjakarta. Setiap satu jam sekali, bus tersebut akan masuk ke dalam rusun.

“Bus Transjakarta-nya beroperasi mulai pukul 05.00 sampai pukul 22.00,” ujar Ageng.

Selain itu, selama tiga bulan pertama, warga Kalijodo akan dibebaskan dari biaya sewa.

Setelahnya, warga akan dimintai biaya sewa. Untuk lantai satu, biaya sewa nantinya Rp 234.000 per bulan, lantai dua Rp 212.000 per bulan, lantai tiga Rp 192.000 per bulan, lantai empat Rp 173.000 per bulan, dan lantai lima Rp 156.000 per bulan.

Ageng juga menyampaikan bahwa warga Kalijodo hanya perlu menyerahkan KTP, KK, bukti pembayaran PBB, dan surat PM 1 dari daerah asal, untuk dapat menghuni rusun ini. (fk)

KOMENTAR