Pengamat Lima: Revisi UU Terorisme Harus Memperhatikan Jumlah Personel Kepolisian

0

TERASBINTANG.com – Direktur Ekskutif Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti berharap revisi Undang-undang terorisme untuk memperkuat kewenangan polri.

Menurut Ray, revisi tersebut juga perlu memperhatikan jumlah kepolisian yang hanya berkisar 400 ribu, akan mengamankan masyarakat Indonesia yang jumlahnya sekitar 250 juta ini.

“Iya saya mendorong terhadap revisi UU Terorisme supaya segera disahkan, dan revisi ini tentu harus makin memperkuat kewenangan kepolisian sebagai instansi aparat penegak hukum. Pada saat yang bersamaan kalau aparatnya gak memadai dari segi jumlah kan jadi kendala juga dalam hal pemberantasan terorisme, “kata Ray kepada terasbintang, Kamis (18/2/2016).

“kalau jumlah polisi Cuma 400 ribu se Indonesia, bagaimana iya mungkin mengawasi, mengamankan 250 juta rakyat Indonesia. Ini yang juga perlu dipikirkan secara serius  selain persoalan revisi UU Terorisme,” imbuh Ray Rangkuti.

Lanjut Ray, jumlah aparat kepolisian semakin berkurang sebagai penegak hukum jika disedot untuk mengurusi hal-hal bersifat administratif.

“Nah sekerang kita harus fokuskan semua polisi kita itu harus kembali sebagai aparat penegak hukum, kalau jumlah polisi kita yang terbatas itu disedop oleh hal-hal yang bersifat administratif, maka wilayah pengamanannya tentu akan berkurang, jumlah yang melakukan pengamanan itu kan sedikit,” ujar Ray. (Rs)

KOMENTAR

loading...