Pengamat: “Saudi Kiblat Ibadah-Hukum, Indonesia Kiblat Muamalah dan adab”

0
loading...

TERASBINTANG.com Fakta menarik dilontarkan pengamat Keislaman UIN Syarif Hidayatullah Husein Ja’far Al Hadar menanggapi kedatangan Raja Salman. Baginya, kedatangan Raja Salaman kali ini bukan hanya hal yang penting secara politik dan ekonomi, tapi juga keislaman. Seperti banyak diketahui, Saudi Arabia adalah pendana terbesar penyebaran Wahabisme.

Saat dihubungi melalui pesan singkat Husein menjelaskan “Saudi kiblat ibadah-hukum dengan Ka’bah dan Wahabisme-nya, Indonesia kiblat muamalah-adab dengan NU dan Islam Nusantaranya yang berakulturasi dengan budaya serta Muhammadiyah dan Islam berkemajuan yang modern” lebih lanjut Husein mengatakan “kunjungan itu penting untuk dijadikan momentum dialog dua corak Islam. Penting khususnya bagi Saudi karena corak Islam Indonesia telah teruji dan sukses di tengah tantangan terorisme atas nama Islam dan di tengah krisis politik yang melanda dunia Islam di Timur Tengah.

Saat dikejar tentang Islam Indonesia dan Islam dibelahan negara lain Husein menjawab dengan mengatakan “Islam Indonesia mampu berdialog dengan tradisi, demokrasi dan kemodernan kian dilirik oleh tokoh dunia Islam di Timur tengah”.

loading...