Pengirim Teror Ternyata Guru Honorer, Polisi Tangguhkan Penahanan dan Kabulkan Pencabutan Laporan

0

TERASBINTANG.com –  Setelah diketahui bahwa pengirim SMS ancaman kepada Menpan RB Yuddy Chrisnandi adalah seorang guru honorer, upaya mediasi langsung dilakukan. Hasilnya, guru berma Mashudi itu dimaafkan dan laporannya dicabut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Mujiono, menegaskan bahwa pihaknya juga sudah mengabulkan permohonan pencabutan laporan kasus pesan teror tersebut. Menurutnya, antara terlapor dan pelapor saat ini sudah ada kesepakatan damai.

“Ya (penangguhan penahanan,-red). Hari ini antara pelapor dan terlapor ada perdamaian. Pelapor mencabut (laporan,-red), terlapor mengajukan permohonan penangguhan,”ujar Mujiono, Kamis (10/3/2016).

Mujiono pun mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Artinya, saat ini kasus tersebut sudah tidak diperpanjang lagi.

“Ini yang sangat bagus ada perdamaian,” katanya.

Seperti diketahui Yuddy Chrisnandi, telah memberi maaf Mashudi, melalui Reza Pahlevi, sekretaris pribadi Yuddy, di Mapolda Metro Jaya pada Kamis (10/3). Selain menyampaikan maaf, dia memerintahkan, Reza, mengajukan permohonan pencabutan laporan polisi. (SUM)

KOMENTAR