Pengusiran Ahok Ciderai Demokrasi

0

TERASBINTANG.com – Saat Ahok tengah blusukan dan menemui warga di Jalan Ayub Rawa Belong, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (2/11), tiba-tiba ada segelintir orang, ngaku-ngaku sebagai warga setempat, mengusir Ahok dengan teriakan suara yang sangat tidak pantas. Ahok pun mengalah dan dievakuasi dengan menggunakan Mikrolet.

Pria bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu pun sangat menyayangkan tindakan premanisme itu. Menurutnya, tindakan tersebut sangat menciderai demokrasi.

“Saya kira, ini menciderai demokrasi kita ya,” kata Basuki di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (2/11).

Padahal, sebelum orang-orang ini datang, Ahok sudah bertemu dengan warga setempat, berbincang mengenai kondisi lingkungan di kawasan tersebut.

“Masyarakat penduduk asli teruma kok. mereka hanya segelintir orang yang teriak-teriakan itu,” ujarnya.

Ia sangat menyayangkan tindakan tersebut. Perbuatan main hakim sendiri, ancam mengancam, kata Ahok, seharusnya sudah enyah di republik ini, karena mekanisme dan prosedur hukumnya sudah jelas.

Meski hampir diserang oleh massa saat blusukan hari ini, mantan Bupati Belitung Timur ini tidak mau memperketat pengamanan terhadap dirinya. Dan tidak mau menambah jumlah polisi yang mengawal dirinya. (za)

KOMENTAR