Ini Penyebab Polisi Kesulitan Usut Kasus Dugaan SMS Palsu Antasari ke Nasrudin

0
loading...

TERASBINTANG.com – Polri mengaku kesulitan dalam mengusut kasus dugaan pesan singkat palsu (SMS) ke ponsel Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen yang seolah-olah dari mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar.

Pasalnya, pengiriman SMS itu relatif sudah cukup lama dan datanya belum tentu masih tersimpan di provider.

“Kalau tidak atas dasar permintaan memang agak sulit. Kan ini yang ditengarai masalah SMS masuk ke almarhum,” ujar Boy di Auditorium PTIK, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Antasari mengajukan laporan sejak 2011. Sementara pesan singkat itu diperkirakan dikirim pada 2009.

Boy mengatakan, penyelidik masih mencari asal nomor ponsel yang mengirimkan SMS itu. Sehingga harus membuka lagi data rekaman percakapan, termasuk pesan singkat tersebut.

Boy khawatir, pesannya akan otomatis terhapus dari rekaman mengingat waktu pengiriman yang sudah lama.

“Karena ada konten-konten yang secara otomatis dalam kurun waktu tertentu dia terputus otomatis,” kata Boy.

loading...