Perkeruh Masalah, Tedjo Edhy Purdijatno Dinilai Tak Nasionalis

0

TERASBINTANG.com– Mantan Menkopolhukam Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno  mengomentari aksi unjuk rasa sejumlah ormas Islam terkait dugaan penistaan agama oleh Ahok, 4 November besok.

Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, seandainya terjadi sesuatu pada saat unjuk rasa 4 November, yang harus bertanggung jawab Presiden Jokowi karena dianggap mengadu-domba rakyat.‎

“Yang mengadu domba rakyat adalah justru pemimpin negara sendiri yang tidak bisa menjaga persatuan bangsa dan tidak mampu memimpin bangsa ini,” kata Tedjo, Rabu (2/11/2016).

Pernyataan Tedjo Edhy Purdijatno ini ditanggapi oleh Firman, peneliti dari Madjid Politika. Pernyataan Tedjo Edhy ini dinilai tak pantas dan tidak mencerminkan sikap seorang neragawan karena justru memperlebar perpecahan dan memperkeruh persoalan.

” Pernyataan Tedjo Edhy Purdijatno sama sekali tidak mencerminkan sikap seorang negarawan. Sangat disesalkan sekali sekelas dia bicara seperti itu,” kata Firman.

Firman menganggap, Tedjo Edhy Purdijatno tidak update informasi. Karena Presiden Jokowi dan kepolisian sudah lugas menyatakan kasus Ahok sedang dalam proses hukum.

“Mungkin dia tak baca berita hanya dengar katanya,katanya. Padahal hasil pertemuan dengan MUI, NU, Muhammadiyah Presiden Jokowi sudah mengatakan tak akan mengintervensi proses hukumnya,” katanya.

KOMENTAR

loading...