PHK Upaya Freeport Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Indonesia

0
loading...

TERASBINTANG.com – Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN), Iwan Dwi Laksono menilai langkah PT Freeport Indonesia melakukan PHK secara signifikan terhadap tenaga kerjanya merupakan upaya adu domba rakyat dengan pemerintahh Indonesia.

Iwan mengatakan, besarnya pengurangan pegawai yang dilakukan Freeport lantaran belum adanya capaian dalam negoisasi dengan pemerintah Indonesia soal eskpor konsentrat, merupakan tindakan yang memang disengaja.

“Freeport gunakan karyawan untuk adu domba rakyat dengan pemerintah,” kata Iwan belum lama ini.

PHK, lanjut Iwan, juga merupakan cara Freeport untuk menekan pemerintah agar menerima permintaan yang diajukan oleh perusahaan tersebut terkait ketidaksanggupannya terhadap perubahan kontrak karya (KK) menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

“Freeport sengaja menggunakan pekerja untuk menekan pemerintah agar dikabulkan permintaannya,” ujarnya.

Iwan juga meminta pemerintah untuk tidak takut berbagai tekanan dan ancaman yang dilakukan oleh perusahaan tambang emas raksasa asal Amerika Serikat itu. Pemerintah Indonesia saat ini adalah pemerintahan yang berdaulat, tidak bisa ditekan dan diatur oleh siapapun.

“Pemerintah Indonesia jangan hiraukan tekanan dan ancaman tersebut, pemerintah kita berdaulat saat ini, tidak bisa ditekan siapapun,” jelas Iwan.

Sebelumnya, President dan CEO Freeport-McMoran Inc Richard C. Adkerson mengatakan bahwa larangan ekspor menyebabkan perusahaan tersebut harus mengurangi produksinya. Izin ekspor konsentrat tembaga, emas, dan perak yang diproduksi oleh Freeport telah berakhir pada 12 Januari. Sehingga berdampak pada ribuan tenaga kerja.

loading...