PKS: Pencopotan Fahri Hamzah Sudah Final

0
loading...

TERASBINTANG.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggugat hasil keputusan PN Jakarta Selatan yang memenangkan gugatan Fahri Hamzah. Gugatan ini dilakukan karena keputusan tersebut dinilai janggal dan tidak netral.

“Untuk itu kami menempuh upaya hukum banding sehingga putusan hakim PN Jaksel belum final dan belum berkekuatan hukum tetap,” tegas pengacara PKS Zainudin Paru, Kamis (15/12).

Pengesampingan netralitas hakim dalam putusan tersebut, kata Zainudin, lantaran majelis hakim mengabulkan permohonan provisi Fahri tanpa terlebih dahulu mendengarkan jawaban atau tanggapan dari PKS sebagai tergugat.

“Sikap majelis hakim ini tidak mendengarkan semua pihak secara seimbang dan sejajar,” sebut dia.

Menurut Zainudin, pendisiplinan anggota itu, sesuai UU, merupakan tanggungjawab partai politik, bukan majelis hakim. “Keputusan majelis ini tidak memberi ruang bagi partai politik untuk memberikan sanksi kepada anggotanya yang terang-terangan melakukan pelanggaran AD/ART partai,” sebutnya.

Ia pun menegaskan bahwa pemecatan Fahri sudah final, meski pengadilan memenangkan Fahri. Fahri dinilai telah banyak melakukan pelanggaran dan pembangkangan terhadap kebijakan PKS. “Bagi PKS integritas itu sangat penting,” ujarnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Fahri Hamzah terkait pemecatannya dari PKS. Pengadilan juga menghukum PKS membayar ganti rugi Rp 30 miliar ke Fahri Hamzah. Meski sudah ada putusan, Fahri tidak serta merta kembali lagi jadi pejabat PKS hal itu karena harus menunggu putusan inkrah.

loading...