Polda metro Jaya keluarkan 4 Maklumat Larangan Demo 2511 dan 212

0

TERASBINTANG.com – Polda Metro Jaya akhirnya mengeluarkan maklumat terhadap aksi Bela Islam yang akan digelar pada 25 November dan 2 Desember 2016. Maklumat tersebut berisi 4 poin pernyataan Kapolda agar masyarakat yang mengikuti aksi unjuk rasa mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Selain itu dijelaskan pula mengenai sanksi-sanksi yang didapat bila melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Pertama, Kapolda Metro Jaya, M. Iriawan, menyampaikan agar masyarakat mematuhi ketentuan-ketentuan sebagaimana yang diatur dalam UU RI No. 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Jika tidak, Polisi tidak akan segan-segan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kedua, Kapolda mengatakan penyampaian pendapat di muka umum baik berupa unjuk rasa, demonstrasi dan mimbar bebas dilarang membawa senjata tajam, senjata pemukul atau benda-benda yang membahayakan.

Ketiga, Iriawan menjelaskan, pelaksanaan pendapat di muka umum dilarang mengganggu ketertiban, merusak fasilitas umum, melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan fungsi jalan raya/lalu lintas, melakukan provokasi yang bersifat anarkis, maupun yang mengarah kepada SARA.

Keempat, Kapolda menegaskan di dalam melakukan penyampaian di muka umum, dilarang melakukan kejahatan terhadap keamanan negara berupa makar terhadap presiden dan atau wakil presiden, makar hendak memisahkan diri dari NKRI dan makar dengan menggulingkan pemerintah.

KOMENTAR