Polda Metro Jaya Persilakan HMI Praperadilankan Kasus Anggotanya

0

TERASBINTANG. Polda Metro Jaya mempersilakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk mengajukan praperadilan terkait penetapan tersangka kepada lima kadernya yang dianggap ikut andil dalam kerusuhan demo 4 November 2016.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. Ia mengatakan, hal itu boleh dilakukan jika mereka meragukan prosedur pengambilan keputusan tersebut.

“Proses kepolisian profesional apa tidak, silakan saja,” ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/11).

Menurutnya, tudingan HMI bahwa polisi tidak memiliki bukti kuat juga dinilainya mengada-ada. “Kami sudah profesional. Kami melakukan pemeriksaan digital forensik. Peran mereka semua melawan petugas yang sedang mengamankan demonstrasi,” tutur Awi.

Sebelumnya diberitakan HMI menyatakan bakal mengajukan praperadilan atas penetapan lima anggotanya yang menjadi tersangka kericuhan demo 4 November.

Koordinator kuasa hukum HMI, Muhammad Syukur Mandar, menilai penetapan lima anggota HMI sebagai tersangka kerusuhan merupakan keputusan yang salah dan tidak bisa diterima.

“Kami akan praperadilankan lima kader HMI yang menjadi tersangka,” kata Syukur di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/11/2016). (za)

KOMENTAR